my own space

Tuesday, January 20, 2015

Selfie menurut Ustad Felix Siauw



 "Ustad yg juga seorang mualaf, Felix Siauw, memberikan tausiyahnya dgn mengangkat tema selfie"
(republika, 19 Jan 2015) 
Ustad Felix Siauw mengkritik budaya foto selfie yg dirasanya saat ini sudah keblabasan. Kritikan itu disampaikan melalui media twitter berujung kehebohan di dunia maya.

Felix Siauw dlm akun twitter pribadinya @Felix Siauw menyatakan selfie yg berlebihan dpt menyebabkan sifat takabbur, riya dan ujub. Kemunculan sifat tersebut adalah masalah niat diawali dari selfie yang keblabasan.

Felix menyebut sifat takabbur bisa muncul bila kita selfie, lalu merasa lebih keren, eksis, lebih baik dari orang lain. Dari situ, kata Ustaz, jatuhlan kita pada sifat yg paling buruk yaitu takabbur.

Untuk riya kata Felix, bila kita selfie lalu upload di media sosial, berharap desperately di komen, di-like, di-view. Dari situ, kita sdh masuk perangkat riya. Sedangkan untuk sifat ujub, bila kita selfie, mencari pose terbaik, memilih milih, lalu takjub dan kagun dgn diri kita sendiri itu sdh termasuk ujub.

Dia menekankn selfie pada akhirnya akan berujung pada mematikan hati, membakar habis amal, dan membuatnya layu hati. Dirinya jug menekankan kemuliaan wanita yg hilang saat ini ketika selfie dilakukan secara ke-bablasan.

-----
--------
---------
Astagfirullahaladzim ....malu bgt saya jadinya :(




Sunday, January 18, 2015

Nikmat itu Sederhana aja

Tidak membutuhkan waktu dan jarak untuk ke Resto ketika akan menikmati makan siang yg lezat dan puas. Berbahan dasar sederhana asalkan diracik dgn semangat :D dan bumbu yg pas dpt menghasilkan makan siang yg laziz yg jempol punya juga.

Udah jadi tabiat kita klo ada uang berlebih akan merasa sah sah aja untuk konsumtif dlm segala hal. Menyimpan uang dlm kondisi berada tentu lebih baik dan menjadikan kehidupan yg seimbang dan sederhana.

Ketika keinginan untuk makan siang di Resto, kali ini sy kondisikan membuat makanan siang di rumah, tentu dgn menu yg pas di lidah juga disesuaikan dgn cuaca di luar yg sdg turun hujan; oseng buncis, ikan mas goreng, pindang goreng tepung dan sambal matah yg khas Bali itu ......lekker ..... :P


Nggak mewah kan, dan sensasi lezatnya tetap ada. Dompet senang, hatipun luar biasa happy nya krn yg namanya enak plus sederhana itu sangat mudah didapat di rumah. Membelanjakan uang jadi lebih bijaksana klo kita dpt menyiasatinya dgn lapang. Memang klo urusan perut tdk boleh di irit irit. tapi lebih bijaksana lagi klo kita bisa me-manage pikiran dan keadaan. Happy weekend bgt jadinya 8-)

Saturday, January 17, 2015

Hal hal yg tdk didapat ketika gawe di Segitiga Emas

Rezeki sdh diatur Allah subhana wa ta'ala jauh dari kita sebelum dilahirkan. Dan Rezeki itu bisa tdk hanya berbentuk benda ato materi aja. Badan sehat, pikiran jernih, teman yg selalu mempunyai positif thinkign, keleluasaan dlm berbagi dllnya juga bisa dikategorkan sebagai rezeki.

Ketika menjemput rezeki yg berbentuk materi ini msh dilakukan di area Segitiga Emas, ada beberapa items yg tdk bisa sy pribadi kerjakan secara total, jauh dari baik. Sholat maghrib yg selalu di jama kecuali Sabtu & Minggu ini dilakukan bertahun2 lamanya :-( Kesehatan dlm ber-olah raga yg hanya ala kadarnya, berbagi yg jauh dari yg wajib dan masih ada deretan ke-minesan yg emang bener2 tidak tertib dlm mensyukuri nikmat Allah subhana wa ta'ala 8)

Lain area lain pula gaya ibadanya. Dan ketika mendapatkan kesempatan menjemput rezeki di area yg jauh dari hustle bustle of Jakarta, ke-hingar bingaran mulai tersusun dgn apik dan ter-schedule dgn baik pula. Apa yg tidak bisa dilakukan ketika bekerja di area Segitiga Emas dpt dilakukan Alhamdulillah dgn senang hati dan enjoy aja ketika bekerja di area sekarang ini.


Waktu yg tertata rapi, tdk saling kejar2an, kondisi lingkungan kerja yg jauh beda bgt tapi sungguh nikmat dan lingkungan yg ke-keluargaaan bener2 nikmat yg tdk dapat ditemui ketika itu. Memang semua berpulang pada diri sendiri, krn pilihan selalu ada pada jiwa dan niat. Selamat menikmati hidup dengn se-indah indahnya ;-)


Thursday, January 15, 2015

Mukena Plesiran

Bepergian ato Travelling baik itu outing (pulang pergi) atapun menginap bisa membuat jiwa siapa ja segar kembali dan berdampak bagus untuk kesehatan dan pikiran. Ketika Travelling tentua ada kelapangan disana, baik itu dlm segi dompet, kesehatan maupun waktu yg tentunya sdh di-alokasikan sedemikian rupa. Ketiga unsur ini tdk bisa dipisahkan satu sama lainnya, mereka ini berjejer saling mendukung. Ada uang tp tidak ada kesempatan, ada waktu tp kesehatan tidak menunjang walaupun kantong tebal se tebal es balok :D

Adakah ktia melupakan kewajiban sholat 5 waktu ketika berpergian ??? Kewajiban ini tdk bolah ditinggalkan dgn alasan apapun, dan di jaman sekarang ini begitu banyak mushola dan masjid disekeliling kita, tinggal bagaimana kita mau melangkahkan kaki dan niat kita beribadah kpd Allah yang Maha Kaya. Ibadah juga mengandung unsur klo kita begitu bahagia telah diberi waktu, dompet yg alhamdulillah selalu terisi 8-) dan jiwa serta pikiran yg sehat.


Mukena dgn berbagai macam motif dan kain yg aneka ragam, dari yg halus, batik, rayon sampai mukena yg one piece tanpa kepala bisa kita beli untuk menemani kala ber-pergian. Jgn pernah mengada ngada klo mukena di mushola ato di mesjid tdk bersih dan sejenisnya. Tinggal niat kita apakah memang mau melakukan ibadah ato tidak yg memang wajib hukumnya.

Untuk menyiasati tetap membawa mukena agar ibadah kita terjaga, alangkah baiknya kita menyediakan pakian sholat ini sedemikian rupa. Banyak di luar sana aneka mukena, tinggal pilih yg sesuai hati, baik dari bahan dan warna. Klo sy pribadi lebih memilih mukena terusan ato one piece tanpa kepala yg b erwarna gelap yg berbahan parasut itu. Tipis tdk tembus pandang, dan ringan dibawa kemana aja serta dapat dilipat sedemikian rupa: pas bgt deh untuk plesiran.

Siapa yg bilang klo ibagdah ketika plesiran itu ribet dan merepotkan ....sama sekali nggak dweeeehh. Happy travelling and enjoy :D



Thursday, January 8, 2015

Officefie

Selfie atau mem-photo diri sendiri udah semua orang mengenalnya dan juga udah jadi trend di segala penjuru dunia.Ada trend selfie belakangan ini yg baru muncul yaitu memposting buku bacaan / pelajarannya dengan ber bagai macam judul dan ketebalan halamannya. Seru juga dilihat dan nggak murni hanya wajah yg ditonjolkan disini. "Pamer" buku pelajaran ini klo diambil positifnya adalah kita bisa mengintip dan mencontoh buku apa aja yg belom pernah kita "browsing", tambah ilmu dan berbagi ilmu tentu lebih mantap daripada sekedar pamer wajah :D

Mereka punya selfie dan selffie dan saya punya officefie ....boleh dong. Sooooooooo jeprat jeprit sebelum office dimulai ataupun lagi rehat punya sensasi sendiri, memecah ke-boring-an ;)


Pengertian officefie menurut saya sebagai photo kegiatan ketika dalam suasana kerja. Tapi entah menurut Anda ..silahkan aja mendifinisikannya juga.




Monday, January 5, 2015

Warung Makan

Hari pertam kerja di tahun yang baru, diawali oleh ujan yg seneng sekali mengguyur semenjak subuh menjelang. Malas yg menggayut ditambah flu yg bertemen sejak sehari sebelumnya, menjadikan pagi jadi kurang semarak tidak seperti biasanya. Kali ini absen untuk ber-100 workout dan juga absen untuk menyiapkan lunch box untuk ke Proyek.


Ketika jam maksi nya tiba, kira2 menu apa yaa yg bisa membuat hidun tersumbat ini menjadi "hidup" kembali? Tiga menit melangkah keluar sampai di Warung Makan Sunda ( prasmanan ) yg menunya Sunda bgt, sayur asem/lodeh dan Sayur Sop , juga ada sambel terasi dan segala lalapan hijau segar di mata. Gorengan sampai pepes segala macam ikan siap dipilih dipilih ...minuman standar seperti teh dan beberapa macam juice juga tersedia.

Menunya sedap, bersih dan tempatnya terang, nggak sumpek. Ada keluarga kecil sedang menikmati maksinya di meja tengah tepat depan Cashier. Beberapa Pembeli sdh mencari tempat parkir ..alhamdulillah rezeki untuk untuk Warung Makan ini. sementara Sang Juru Masak ( suami istri ) sigap melayani Pembeli dan sekali2 ikut serta mengobrol.

Ketika maksi saya hampir habis, ada seorang Ibu yg akan menikmati maksinya pula dan memilih meja yg sama dengan saya duduk ( padahal masih ada meja kosong ). Si Ibu ini tanya apakah makanannya enak, saya me response nya dgn anggukan sambil menambah kalimat klo bumbu dan rasanya pas di lidah dan selera rumah bgt krn bumbu nya nggak pelit 8-)



Seterusnya adalah si Ibu memesan dan sambil mengunyah maksi nya, ia "curhat" klo ia agak rewel dalam selera makan, tapi katanya dgn suapan pertama dan kedua si Ibu meras pas bgt dengan selera Warung Makan ini. Obrol sana sini ( padahal nggak kenal sama sekali ) si Ibu melanjutkan klo katanya si Ibu ini  di keluarganya yg paling "berhasil" alamaaaakkkkkkkkkkkkk ....ini curhat apa riya yaaaa :-O Gw mah dengerin aja ( sambil me refleksi diri, klo curhat itu jgn bawa2 soal harta dwehhhhh )

Anyway ... I enjoyed my lunch n obrolan dengan si Ibu tadi.


Saturday, December 27, 2014

Hal2 yang sebaiknya tidak dibicarakan kepada Sahabats yg sudah melangsing



Ketika masa liburan atau juga cuti di depan mata, ada dari sebagian kita sudah berencana akan mengadakan kumpul kumpul kecil atau hanya sekedar ngupi ngupi melepas kepenatan dengan sahabat lama. Serunya pasti ada, teman yg sudah berbulan bulan ato tahunan tidak berjumpa …….apa kabar nya gerangan ..apakah masih se “heboh” itu , apakah ada yg melangsing ato apakah ada yg msh setia dengan bling bling nya. Untuk Sahabat yg terlihat berbeda sekali krn telah berhasil dalam usahanya melangsingkan bodynya, tentu dengan tujuan yg jelas dan pasti sehat hasilnya, bisa menimbulkan berjuta komentar karenanya.

Menurut today.com, berikut hal2 yg tidak patut di-komentari kepada Sahabats kita ketika terlihat melangsing ;)


Yang 1, hindari berkomentar spt berikut: "wuiihh berapa kilo yg ilang ?" Menanyakan hal tsb yg menurut sebagian kita adalah biasa aja, tapi menurut Para Ahli Etika itu tidak dibenarkan, karna terkesan kasar dan bernada men-cemoohkan. Sama juga dihindari untuk bertanya seperti ..eehh emang gaji elo berapa?

Yang 2, hindari berkomentar seperti :"pangling banget ..gw sampe nggak ngenalin deh". Ini sama aja artinya klo Sahabats itu penampilannya "kacau balau" selama ini.

Yang 3, jangan pernah berpikiran klo Sahabats kita itu tidak pernah mau melangsingkan diri selama ini.

Yang 4, hindari komentar seperti berikut: "bagus lho buat elo, mudah2an elo mau nge-jalaninnya". Komentar ini sepertinya kita ragu akan kemampuan Sahabats kita itu untuk berbuat yg terbaik bagi kesehatannya. Padahal mungkin aja memang butuh waktu yg lebih lama dari diri kita sendiri untuk melangsingkan diri.  
  
Yang 5 adalah, ketika melihat Sahabats kita sudah melangsing dan kita berkomentar "gileee apa sih rahasinya?". Tahukan Sahabats bahwa bukan perkara yg mudah untuk mendapatkan body yg sehat. Butuh waktu dan perjuangan yg super duper tinggi untuk mencapai semuanya itu. Perkara melangsing ini bukan hal berapa banyak kiloan yg sdh menghilang, tapi kualitas dari masa melangsing yg sudah dijalaninya itu apakah menjadikan diri seseorang menjadi lebih sadar akan indahnya mempunya raga yg sehat dan amboi.

 
 So, kira2 apa yaa yg sebaiknya kita beri appresiasi kepada Sahabats yg telah dapat melewati masa2 galaunya krn telah mendapatkan hasil yg baik dalam kesehataanya, baik itu dalam size dan pola pikir ttg kesehatan. Jawabannya sederhana dan nggak perlau basa basi, silahkan di appresiasi dengan satu komentar yaitu: "You look wonderful" ;)